Rabu, 08 Januari 2014

MELANGKAH TANPAMU

Kau ingat waktu kita berkenalan? Kau ingat saat kita berdua menikmati rintik hujan? Kau ingat saat kita dengan kejamnya di pisahkan oleh jarak? Kau ingat saat kita mencoba bertahan meski tak tahu sampai kapan lagi kita bisa saling menatap? Kau ingat saat kita saling mengingatkan satu sama lain? Kau ingat waktu kita jarang berbincang? Kau ingat saat kita semakin menghilang? Hingga akhirnya aku menerima semua kenyataan yang ada dan memaksa untuk membunuh rasa ini..

Terkadang sesuatu memang bukan di ciptakan untuk di perbaiki, namun untuk di syukuri pernah terjadi. Terus terang, beberapa malam aku masih saja memikirkan tentang cerita kita, dan sungguh aku rindu masa-masa itu. Tapi rindu ku hanya untuk masa lalu, bukan dirimu. Entah mengapa, aku selalu yakin suatu saat nanti kita akan di pertemukan kembali. Namun bukan sebagai pasangan kekasih, melainkan sebagai dua orang yang sudah mendapatkan pendewasaannya masing-masing dan bisa saling berjabat tangan dengan senyuman itu lagi. Senyuman yang membuatku percaya bahwa Tuhan itu ada. Terima kasih semesta..

Akan ada waktunya dalam hidupmu dimana semua hal kecil yang tadinya tidak berarti menjadi begitu mati-matian ingin kau ulangi kembali. Saat gagal, ingatlah.. Bahwa Tuhan memberi kita nafas agar kita bisa berusaha menjadi manusia yang lebih baik lagi. Jangan patah semangat.

0 komentar:

Posting Komentar