Dalam hidup kita kerap berpindah. Dari satu masa ke masa lain. Dari satu tempat ke tempat lain. Dari satu rasa ke rasa lain. Dari satu suasana ke suasana yang lain.
Lalu suatu ketika, -pada saat kau sudah sedemikian jauh berpindah-, kita rindu pada hal-hal yang terdapat di masa lalu.
Suasana, aroma, rasa; perasaan yang memaksamu ingin kembali.
Dan berharap, ketika setibanya pulang dan kembali nanti semua perasaan rindu itu tuntas dengan kembalinya suasana yang kita rasakan pada masa dahulu. Tapi, ternyata semua itu hanya bayang-bayang semu yang ada di dalam kepalamu, asa kosong tak bernama. kau telah mundur ke belakang, tapi rasanya seperti tak kembali. Kau telah pulang, tapi tetap merasa asing di tempatmu sendiri.
Lalu di titik nadir kecemasanmu, akhirnya kau tahu. Ketika kelak di masa depanmu nanti kau merasa rindu akan masa lalu, yang sebenar-benarnya kau butuhkan bukanlah kembali ke masa lalu. Melainkan sekadar mengingat lagi, hal-hal apa saja yang kau jadikan alasan atas kebahagiaan itu.
Sebab, ketika kau memutuskan pergi dan berpindah pada hal yang baru, tak selamanya pulang dan kembali ke masa lalu akan menyajikan hal yang sama lagi.
Karena hidup hanya sekali, buatlah berarti..
Rabu, 14 Januari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar