Sajakku punggung yang bisa memikul beban apa saja
tapi tak pernah bisa menanggung kesepian sendiri,
otot dan tulangya tak dilatih memanggul sebuah nama
yang memisahkan lengangku dari hiruk-pikuk dunia.
Tahun kembaraku tak mengajari memanggul suka cita
maka aku akan menempuhmu hanya dengan kaki lepuh,
hari-hari penuh peluh dan seikat doa hasil telimpuh.
Pada belikatmu telah kuikatkan bakal belulangku
agar ia bisa ganti menuliskan perjalanan ini andai
ketakberdayaan sudah merongrong sajak-sajakku.
Jika nanti sajakku tak kuasa lagi menanggungmu,
sudikah kau meminjamiku sepasang lututmu?
agar jauh linu dari sendi, jauh rindu dari sunyi
sebelum waktu kiam curam dan kian tak terdaki.
Selasa, 20 Januari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar